Yuk, Kenali Perbedaan USDT dan USDC

Posted on January 29, 2021 in Articles, Kriptopedia
View all Articles

Aset digital dikenal memiliki volatilitas yang tinggi. Fluktuasinya terjadi sangat signifikan dan dramatis. Beberapa contoh di antaranya adalah Bitcoin, Litecoin, dan Ethereum. 

Namun, tahukah Anda bahwa ada aset kripto yang fluktuasinya tidak sedramatis Bitcoin. Aset kripto tersebut dikenal sebagai stablecoin

Stablecoin merupakan aset kripto yang memiliki nilai cenderung stabil. Hal ini disebabkan karena nilainya yang terikat langsung dengan mata uang fiat, seperti dolar AS. Tak heran, aset kripto ini sering dijadikan sebagai sarana alternatif untuk investasi atau menyimpan uang di bursa untuk mencegah kerugian saat trading.

Industri stablecoin didominasi oleh beberapa pemain besar, seperti Tether (USDT) dan USDC. Lantas, apa perbedaan antara kedua stablecoin ini dan bagaimana cara penggunaannya di dunia nyata?

Apa Itu Tether (USDT)?

Stablecoin Tether pertama kali diluncurkan pada tahun 2014 oleh Tether Limited. Tether Limited adalah sebuah perusahaan yang mengoperasikan platform dengan mengeluarkan aset berbasis blockchain yang terkait dengan harga uang pemerintah. Tether Limited adalah perusahaan pertama yang memperkenalkan stablecoin ke pasar aset digital.

Stablecoin dibuat untuk menangani tiga masalah utama, yaitu untuk memudahkan transfer mata uang nasional, untuk menyediakan aset kripto yang stabil, dan sebagai opsi lain untuk pembayaran. Berdasarkan tiga tujuan tersebut, perusahaan Tether memutuskan untuk membuat uang pemerintah yang lebih kompatibel dari aset kripto. Oleh karena itu, USDT didesain sebagai aset yang dapat diperdagangkan kapan saja di pasar global yang aktif.

Setiap token Tether (USDT) dapat ditukarkan dengan dolar AS di bawah custody Tether Limited. Satu-satunya alasan mengapa 1 USDT dapat bernilai 1 dolar AS adalah karena bursa menyimpan cadangan dolar AS untuk mendukung setiap USDT yang ada.

Setelah USDT dicetak dan dikeluarkan, aset digital ini dapat ditransfer, disimpan, dan dibelanjakan oleh berbagai bisnis seperti bursa, digital wallet, dan layanan keuangan lainnya. Selain itu, dapat digunakan pula oleh trader sebagai upaya menghindari volatilitas pasar aset digital yang terkadang ekstrem. USDT juga dapat disimpan di wallet khusus yang kompatibel dengan Omni.

Bagaimana Cara Kerja USDT?

USDT pada awalnya diluncurkan dan dikeluarkan pada blockchain Bitcoin melalui protokol Omni Layer. Omni Layer merupakan platform yang digunakan untuk membuat dan memperdagangkan aset digital di atas blockchain Bitcoin.

Teknologi ini memungkinkan pencetakan dan burning token USDT berdasarkan jumlah dolar AS yang ditahan. Sirkulasi USDT juga dapat dilacak dan dilaporkan melalui protokol.

Ledger USDT juga disimpan di blockchain Bitcoin berkat Omni, dan Omni Explorer. Keduanya memungkinkan pengguna untuk melihat transaksi terverifikasi mereka. Maka dari itu, teknologi ini mampu memberikan kesempatan kepada traders untuk menggunakan sistem yang diklaim lebih aman, cepat, dan murah dibandingkan dengan transaksi perbankan biasa.

Keterikatan USDT dengan nilai mata uang fiat membuat transaksi mata uang antar kripto lebih stabil. Sebab, nilai USDT yang sama dengan dolar AS.

Bukan itu saja, USDT juga memungkinkan trader dan pengguna lain melakukan konversi mata uang fiat menjadi  digital dengan biaya yang lebih minim  dibandingkan dengan konversi mata uang digital. Sehingga USDT sering digunakan pada pertukaran cryptocurrency yang hanya menawarkan layanan penukaran crypto-to-crypto, untuk menggantikan mata uang fiat.

perbedaan USDT dan USDC

Apa Itu USD Coin (USDC)?

USD Coin (USDC) adalah stablecoin yang relatif baru yang nilainya juga dipatok ke dolar AS. Diluncurkan pada 26 September 2018, stablecoin ini adalah bentuk kerjasama antara Circle dan Coinbase. Sama seperti Tether, USDC merupakan alternatif dari aset kripto yang didukung oleh nilai dolar AS. 

USDC adalah layanan untuk membuat token dolar AS dan memfasilitasi penggunaannya melalui internet dan blockchain publik. Selain itu, token USDC dapat diubah kembali menjadi USD kapan saja, karena eksekusi penerbitan dan penukaran token USDC dilakukan dengan smart-contract ERC-20.

Cara Kerja USDC

Perusahaan Circle menjamin bahwa setiap token USDC bernilai sama dengan satu dolar AS. Proses mengubah dolar AS menjadi token USDC disebut tokenisasi.

Terdapat tiga langkah untuk melakukan tokenisasi USD menjadi USDC:

  • Pengguna mengirim mata uang fiat dolar AS ke rekening bank penerbit token.
  • Penerbit menggunakan smart-contract untuk membuat jumlah USDC yang setara.
  • USDC yang baru dibuat akan dikirim ke pengguna, sedangkan dolar AS yang diterima penerbit token disimpan sebagai cadangan.

Sementara untuk sebaliknya, USDC dapat ditukar menjadi mata uang dolar AS melalui proses redeeming atau penukaran. 

Perbedaan USDT dan USDC

Serupa tapi tak sama. Kendati  keduanya adalah stablecoin, USDT dan USDC tentu memiliki perbedaan. 

Dari segi proses pembelian dan penukaran mata uang fiat, USDC dapat dibeli melalui rekening bank melalui Coinbase ataupun Circle. Tidak ada persyaratan penukaran minimum saat ditebus melalui Coinbase. Selain itu, penukaran ke rekening bank biasanya hanya memerlukan waktu 1-2 hari kerja. 

Sementara USDT yang hanya membatasi satu transaksi penukaran (redeem) fiat per minggu. Ada batas minimum penukaran yangnharus dipenuhi, yaitu 100 ribu dolar AS. Penukaran juga hanya dapat dilakukan melalui Tether Limited.

Dari sisi likuiditas, USDT lebih unggul ketimbang USDC. USDT merupakan stablecoin terbesar berdasarkan market cap dan memiliki jumlah pasokan beredar yang lebih banyak, sehingga lebih mudah untuk ditemukan di berbagai perdagangan aset digital. Volume perdagangan global USDT juga lebih tinggi dibandingkan dengan stablecoin lainnya, termasuk USDC.

Baik USDC maupun USDT bisa jadi aset kripto pilihan untuk memulai trading atau berinvestasi. Anda bisa sesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi Anda. Kedua stablecoin tersebut telah tersedia di platform Zipmex. Menariknya, Anda bisa membeli kedua aset digital itu dengan biaya trading paling rendah, hanya 0,2 persen saja per transaksi. 

Zipmex adalah platform perdagangan aset kripto yang aman, resmi, dan teregulasi oleh BAPPEBTI dan Kemkominfo. Untuk memberikan kenyamanan transaksi dan investasi bagi Anda, Zipmex juga telah bermitra dengan BitGo untuk menyediakan keamanan dompet digital terbaik dengan polis asuransi sampai dengan 100 juta dollar AS. Yuk, segera dapatkan USDT dan USDC melalui Zipmex!