Perbedaan Koin dan Token Dalam Aset Kripto

Posted on January 17, 2021 in Articles, Kriptopedia
View all Articles

Mempelajari pasar mata uang kripto untuk pertama kalinya bisa saja terasa sulit dan membingungkan. Di luar dari kata Bitcoin dan blockchain, tentu saja ada banyak istilah dari dunia kripto yang masih terasa asing. Terlebih lagi karena istilah-istilah tersebut jarang digunakan. Terkadang ada pula istilah tertentu dalam dunia kripto yang biasa dipakai di dunia nyata, tapi punya wujud berbeda dengan benda fisiknya, seperti koin dan token. 

Ya, kedua kata ini sering kali digunakan dalam dunia aset digital. Tidak jarang, kedua istilah ini tertukar ketika digunakan. Padahal, keduanya memiliki peran yang sangat berbeda. Untuk mempermudah Anda untuk memahami kedua istilah ini, simak ulasan berikut ini. 

Apa Itu Koin?

Koin merupakan aset kripto yang memiliki blockchain sendiri. Koin, atau yang juga sering disebut sebagai altcoins adalah aset berbentuk uang digital. Aset ini merupakan mata uang kripto yang dibuat menggunakan teknik enkripsi sehingga mampu disimpan dalam jangka waktu lama. 

Contoh paling terkenal dari koin yaitu Bitcoin dan Litecoin. Kedua aset digital ini memiliki blockchain tersendiri. Di dalam blockchain, data disimpan secara kolektif dan dibagikan pada masing-masing jaringannya. Blockchain berfungsi untuk menjamin transparansi dan mengurangi pencurian dan penipuan aset digital.

Koin memiliki karakteristik yang sama dengan uang, yaitu dapat dipertukarkan, dapat dibagikan, dapat diterima, bersifat portabel, tahan lama dan memiliki persediaan terbatas. Banyak pula pendapat yang mengatakan bahwa di masa depan, mata uang kripto mampu menggantikan uang konvensional.

Karakteristik utama koin adalah:

  • Koin terikat pada public-open blockchain, artinya siapa pun diizinkan untuk bergabung dan berpartisipasi dalam jaringan tersebut.
  • Sebagai aset digital, koin dapat dikirim, diterima, dan ditambang.

Definisi Token

Berbeda dengan koin, token biasanya mewakili jenis utilitas atau aset tertentu, atau terkadang keduanya. Token adalah sebuah akses dari aplikasi terdesentralisasi yang dibangun pada sistem blockchain. Token juga memiliki nilai pasar, namun secara teknis, token bukanlah mata uang.

Sebagian besar token dibuat untuk digunakan pada aplikasi yang menganut paham desentralisasi. Saat developer membuat token, mereka dapat memutuskan berapa banyak unit yang ingin mereka buat dan ke mana token baru ini akan dikirim. 

Ketika membuat token, kreator mesti membayarkan sejumlah aset kripto di blockchain yang digunakan. Misalnya, apabila token dibuat di blockchain Ethereum, maka kreator mesti membayarkan sejumlah ETH agar penambang di jaringan tersebut mau melakukan validasi. 

Setelah itu, barulah token dapat digunakan sesuai dengan tujuan si pembuat. Salah satu contoh adalah ERC20 token yang dibuat di Ethereum.  

Jenis-jenis token

  • Security Token, Token digital yang seperti sekuritas dari Old Financial system (OldFi) mewakili saham perusahaan yang berbasis blockchain
  • Utility Token, Token yang digunakan untuk mengakses produk atau layanan tertentu.
  • Token aset, Token yang didukung oleh aset nyata seperti emas atau properti.
  • Stablecoin, Token yang mewakili mata uang fiat, seperti Dolar AS atau Euro.
  • Non-fungible Token (NFT), NFT mewakili hal-hal yang unik atau collectible item seperti karya seni, koleksi kartu, atau benda antik

Perbedaan Koin dan Token

Perbedaan paling sederhana antara koin dan token adalah blockchain. Koin memiliki blockchain sendiri, sedangkan token tidak. Karena dibuat di dalam blockchain milik mata uang digital tertentu, maka Anda mesti membayar biaya tertentu setiap kali melakukan transaksi dengan token. Bukan hanya ketika pertama kali membuat token saja. 

Selain itu, koin hanya diciptakan untuk fungsi penting yaitu pembayaran dan investasi. Namun, token dibuat bukan hanya sebagai alat pembayaran, tetapi juga untuk fitur-fitur tertentu yang dibuat kreator. 

———————————————

Cryptocurrency legal di Indonesia berdasarkan peraturan yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Bursa (Bappebti) pada Februari 2019.

Yuk, ikuti perkembangan dunia cryptocurrency dan trading aset digital hanya di akun media sosial Zipmex:

zipmex.co.id

Instagram Facebook Twitter