Penting! Ini 5 Tips Agar Terhindar dari Pencurian Aset Digital

Posted on February 04, 2021 in Articles, Investasi, Kriptopedia
View all Articles

Popularitas aset digital memang tidak perlu diragukan lagi. Semenjak diluncurkan pada 2009 lalu oleh Satoshi Nakamoto, aset kripto kian melesat naik. Tidak hanya di negara-negara asing, Indonesia pun tak lepas dari fenomena ini. 

Hal ini bisa dilihat dengan maraknya pemberitaan serta bertambahnya pengguna Bitcoin maupun aset kripto lainnya. Begitu pula dengan melonjaknya harga Bitcoin pada 2017 lalu dari 1000 dolar AS menjadi 19 ribu dolar AS. Kenaikan harga ini tentu banyak membuat orang-orang tergiur untuk mencoba investasi di dunia aset digital. 

Menariknya, popularitas Bitcoin juga ikut mendongkrak cryptocurrency lainnya. Sebut saja Ethereum (ETH), Ripple (XRP), Litecoin (LTC), dan yang baru-baru ini melesat Dogecoin (DOGE). Belum lagi ribuan koin dan token lainnya yang ikut meramaikan bursa.

Tapi, apa sebenarnya yang membuat aset kripto digemari? Dilansir AIBC Europe, salah satu faktor yang membuat aset kripto disukai adalah keamanannya. Aset kripto tidak dapat diretas dan prosesnya transparan. 

Setiap pengguna dapat melihat aktivitas pengguna lainnya yang terjadi dalam blockchain. Data-data yang ditampilkan berubah secara real-time dan ter-update setiap detiknya. Sifatnya yang terdesentralisasi membuat aset digital juga tidak dapat dimanipulasi oleh pihak ketiga.

Kendati aman secara digital, aset kripto tetap memiliki kelemahan. Aset kripto bisa hilang karena pencurian. Dilansir Reuters, sepanjang Januari hingga akhir September 2019 lalu, tercatat ada 4,4 miliar dolar AS aset digital yang raib karena kejahatan di dunia siber. Angka tersebut lebih besar 150 persen dibandingkan dengan total kejahatan selama tahun 2018 yang mencapai 1,7 miliar dolar AS.

Jumlah di atas tentu tak main-main. Oleh karena itu, kali ini Zipmex telah merangkum lima tips penting untuk menghindari pencurian aset digital. Simak ulasannya berikut ini. 

1. Gunakan Cold Wallet

Ada dua jenis dompet digital yang digunakan untuk menyimpan aset kripto. Dompet digital tersebut terbagi menjadi hot wallet dan cold wallet

Hot Wallet atau yang dikenal pula sebagai soft wallet merupakan tempat penyimpanan aset digital seperti Bitcoin yang terhubung dengan koneksi internet. Sehingga bisa diakses kapan saja dan di mana saja, sesuai dengan kebutuhan Anda. 

Sedangkan untuk cold wallet atau yang disebut juga sebagai hard wallet merupakan tempat penyimpanan yang aksesnya tidak menggunakan koneksi internet. Cold wallet memungkinkan Anda untuk menyimpan aset digital secara offline dan dengan hanya memanfaatkan piranti lunak tertentu. 

Dari sisi penggunaan, cold wallet memang tidak sepraktis hot wallet. Namun, dari sisi keamanan, cold wallet bisa menjadi pilihan yang aman. Terutama bagi Anda yang memiliki aset kripto dalam jumlah besar. Ada beberapa metode dalam cold wallet yang biasa digunakan pegiat kripto. Beberapa di antaranya adalah paper wallet, hardware wallet, sound wallet, dan deep cold storage. 

Biasanya, investor atau trader yang memiliki aset kripto dalam jumlah besar terbiasa untuk membagi dua koinnya. Ada yang ditempatkan dalam hot wallet untuk memudahkan transaksi saat melakukan jual beli, sementara sisanya ditempatkan di cold wallet agar aman. 

2. Gunakan Antivirus yang Aman dan Terpercaya

Tips kedua yang tak kalah penting adalah menggunakan piranti antivirus yang aman dan terpercaya dalam device pribadi Anda. Pilihlah antivirus yang paling unggul. Pastikan pilihan Anda tersebut telah memiliki perlindungan dari malware, spyware, hacker dan ancaman lainnya. Sehingga data dan aset digital Anda terlindungi dengan aman.

Pencurian aset digital
Pexels/Tima Miroshnichenko

3. Manfaatkan Fitur Double Authentication (2FA)

Guna meminimalisir pencurian data dan kata sandi di device Anda. Manfaatkan fitur Double Authentication yang diberikan oleh platform yang dipilih untuk menyimpan aset digital. Fitur Double Authentication atau yang dikenal pula sebagai 2 Factor Authentication biasanya akan mengirimkan notifikasi ketika ada perangkat asing yang memasuki email atau wallet Anda.  

Jika Anda tidak mengenal perangkat asing tersebut, Anda bisa langsung memblokir aksesnya. Dengan begitu, risiko pencurian data dan kata sandi oleh peretas bisa diminimalisir dengan baik. Fitur 2FA sebenarnya bukan lagi barang baru. Fitur ini dapat dengan mudah ditemukan pada aplikasi yang umum kita gunakan seperti Whatsapp dan Gmail.

4. Menahan Diri

Anda mungkin merasa senang dan bangga atas pencapaian diri di dunia aset kripto. Anda mungkin memiliki aset kripto dalam jumlah besar, atau baru saja berhasil melakukan trading dan mendapat banyak keuntungan. Meski begitu, jangan biarkan rasa senang itu menjadi bumerang bagi Anda. 

Hindari berbicara terlalu banyak tentang jumlah aset kripto yang Anda miliki. Tahan diri Anda. Lebih baik orang-orang tidak mengetahui jumlah kekayaan kripto Anda. Jangan sampai karena teledor, Anda menjadi sasaran peretas yang berspesialisasi dalam pencurian aset kripto. 

Pemegang dan pegiat aset kripto sering kali menjadi target bagi spear phising. Spear phising adalah tindakan penipuan yang bertujuan memperoleh informasi pribadi dari target yang dituju dengan memasukkan malware dalam pesan pribadi. Malware tersebut bisa saja disematkan dalam file PDF, foto, GIF, video, atau sumber-sumber lainnya yang tidak Anda duga. 

5. Jangan Membagikan Akun Anda Pada Orang Lain 

Tips terakhir yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya pencurian aset digital adalah dengan tidak memberi tahu email maupun kata sandi kepada siapapun. Sebab, bisa saja orang-orang yang mengetahui akun Anda melakukan hal-hal yang tidak bertanggung jawab.

Selain itu, Anda juga juga harus mengganti kata sandi akun secara berkala. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya pencurian kata sandi secara sengaja maupun tidak disengaja.

Nah, itulah lima hal yang bisa Anda lakukan untuk menghindari tindak pencurian aset digital. Tetapi, jika Anda masih merasa bimbang untuk terjun sendiri ke dunia aset kripto, Anda bisa menggunakan alternatif penyimpanan dan perdagangan aset digital Zipmex.

Zipmex merupakan platform perdagangan aset kripto yang menawarkan harga terbaik dan keamanan dompet tingkat tinggi. Zipmex juga bekerja sama dengan BitGo untuk menyediakan dompet digital dengan tingkat keamanan terbaik. Polis asuransinya pun mencapai 100 juta dolar Amerika. Menarik sekali, kan?

Kalau begitu, tunggu apalagi. Yuk, daftar sekarang!

———————————————

Cryptocurrency legal di Indonesia berdasarkan peraturan yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Bursa (Bappebti) pada Februari 2019.

Yuk, ikuti perkembangan dunia cryptocurrency dan trading aset digital hanya di akun media sosial Zipmex:

zipmex.co.id

Instagram Facebook Twitter