Monero, Aset Kripto Yang Menjamin Kerahasiaan Data

Posted on January 29, 2021 in Articles, Kriptopedia
View all Articles

Anda tentu sudah tidak asing dengan aset kripto seperti Ethereum atau Ripple, namun pernahkah Anda mendengar aset kripto bernama Monero? Monero adalah aset kripto dengan tagline, yaitu secure, private, and untraceable.

Tagline ini menjadikan Monero sebagai aset kripto yang unik dan berbeda dengan cryptocurrency pada umumnya. Lantas dimana letak keunikan Monero? Simak ulasannya berikut ini.

Apa itu Monero?

Monero (XMR) adalah mata uang digital yang merupakan bentuk fork dari Bytecoin. Bytecoin adalah aset digital yang diciptakan menggunakan Teknologi Cryptonote dan diperkenalkan sebagai cryptocurrency dengan fitur anonimitas tingkat tinggi bagi pengguna dan transaksinya. Sama seperti mata uang digital lainnya, XMR adalah cryptocurrency peer-to-peer yang terdesentralisasi. Tetapi yang membedakan XMR dengan aset lainnya adalah, aset digital itu ditandai sebagai uang digital pribadi.

Diluncurkan pada April 2014, blockchain Bytecoin membentuk forking koin baru dalam chain yang tadinya akan diberi nama Bitmonero. Nama itu lalu berganti  menjadi Monero yang berarti “koin” dalam bahasa Esperanto. Di blockchain baru ini, satu blok akan ditambang dan ditambahkan setiap dua menit.

Popularitas XMR di perdagangan aset kripto semakin meningkat karena ciri khas yang dimilikinya yaitu kerahasiaan. Biasanya, semua pengguna mata uang kripto diberikan alamat atau public key. Namun, saat transaksi dengan XMR, Anda tidak mengetahui identitas pengirim meskipun pengirim mengetahui public address penerima. 

Transaksi XMR juga tidak dapat ditautkan dan dilacak. Koin yang dikirim ke penerima dialihkan melalui alamat yang dibuat secara acak untuk digunakan secara khusus pada transaksi tersebut.

mata uang monero dengan tingkat privasi tinggi

Keunikan XMR

Tingkat Kerahasiaan

Fitur utama yang dimiliki oleh XMR adalah fitur privasinya. Tidak ada yang dapat melihat Anda melakukan transaksi aset kripto ini. Tingkat kerahasiaannya yang tinggi menjadikannya aset kripto favorit bagi mereka yang sangat mementingkan privasi karena berbagai alasan. 

Anda memiliki kendali penuh atas transaksi Anda pada XMR. Karena identitas Anda bersifat pribadi, tidak ada yang dapat melihat untuk apa Anda membelanjakan aset Anda.

Memiliki Ring Signature

XMR juga memiliki fitur yang disebut ring signature yang dapat menutupi sumber dana sehingga hampir tidak dapat dilacak oleh pihak yang terlibat dalam transfer. Ring signature memastikan bahwa setiap transaksi XMR antara dua pihak dikelompokkan dengan beberapa transaksi lainnya, meskipun pihak lain yang tidak terkait.

Artinya, dana penerima bercampur dengan transaksi pengguna XMR lainnya, dan dipindahkan secara acak ke seluruh daftar transaksi. Sehingga sulit untuk dilacak kembali sumber atau penerima secara eksponensialnya. Selain itu, ring signature juga akan mendekripsi nominal yang terlibat dalam transaksi apa pun. 

Bersifat Fungible

Hal menarik yang dimiliki oleh XMR adalah asetnya yang bersifat fungible. Fungible atau kesepadanan adalah aset atau komoditas yang dapat dipertukarkan dengan aset lainnya yang setara. 

Skalabilitas yang Dinamis

Hal lain yang membedakan XMR dengan aset kripto lainnya adalah dalam hal skalabilitasnya. Secara sederhana, skalabilitas berarti seberapa baik jaringan dapat memenuhi seluruh permintaan. Aset kripto berbasis blockchain biasanya memiliki ukuran transaksi yang terbatas.

Sebagai contoh, Bitcoin (BTC) memiliki batas ukuran blok 1MB. Artinya, hanya 1MB data transaksi yang dapat masuk ke dalam setiap blok yang ditambang setiap 10 menit di jaringan BTC, sementara XMR tidak memiliki batas maksimal ukuran blok. 

Sisi positifnya, ada banyak transaksi yang bisa dilakukan di masing-masing blok XMR. Sedangkan sisi negatifnya, tiap blockchain bisa saja diisi oleh spammer hingga penuh.

Untuk mengatasinya, developer Monero, memperkenalkan sistem blok reward and penalty. Ukuran median yang diambil adalah 100 blok terakhir. Jika blok baru yang sedang dikerjakan penambang melebihi median sebelumnya, blok akan dikurangi. Aturan ini dapat mencegah transaksi yang bersifat spam.

Application Specific Integrated Circuit (ASIC) Resistant

ASIC adalah chip sirkuit terintegrasi yang disesuaikan untuk penggunaan tertentu. Harganya mahal dan hanya dimiliki oleh kalangan tertentu saja. Hal itu membuat  hanya segelintir kalangan saja yang dapat melakukan mining.

XMR menggunakan algoritma hashing alternatif BTC yang disebut CryptoNight. CryptoNight menggunakan banyak fitur canggih untuk membuat produksi chip ASIC yang sesuai untuk mining XMR tidak menguntungkan.

XMR dapat ditambang dengan menggunakan CPU dan GPU. Ini artinya bahwa XMR berpotensi menjadi aset digital yang lebih terdesentralisasi ketimbang Bitcoin.

Memiliki Beberapa Kunci

Selain beragam keunikan di atas, XMR juga memiliki keunggulan lainnya, yaitu mempunyai banyak kunci. Pada aset kripto umumnya seperti Bitcoin, Ethereum, dan banyak lagi, hanya dilengkapi sepasabg public key dan private key. Namun, dalam sistem seperti XMR, tidak sesederhana itu. Mengapa? 

XMR memiliki kunci yang tidak dimiliki oleh aset kripto lainnya, yaitu:

View Key

XMR memiliki kunci tampilan publik dan kunci tampilan pribadi.

  • Public view key digunakan untuk menghasilkan alamat rahasia satu kali di mana dana akan dikirim ke penerima.
  • Private view key digunakan oleh penerima untuk memindai blockchain untuk menemukan dana yang dikirimkan kepada mereka.

Spend Key

Jika view key sebagian besar ditujukan untuk penerima transaksi, spend key adalah kunci untuk pengirim. Terdapat dua spend key yang dimiliki pengirim. 

  • Public spend key  yang bertugas membantu pengirim mengambil bagian dalam ring signature dan juga memverifikasi tanda tangan dari ring image.
  • Private spend key membantu dalam menciptakan ring image yang memudahkan pengirim untuk mengirim transaksi.

Public spend key yang akan menjadi bagian kedua dari address XMR.

Apakah XMR Illegal?

XMR bukanlah aset kripto yang ilegal. XMR hanyalah aset kripto yang berorientasi privasi dan menyediakan anonimitas tingkat tinggi. Sehingga transaksi aset ini tidak bisa dilacak. 

Sifat anonimitas itulah yang membuat XMR sangat populer di darknet. Biasanya digunakan untuk aktivitas tertentu seperti perjudian dan penjualan obat-obatan terlarang.

Kendati begitu, XMR tidak menutup kemungkinan untuk dijadikan sebagai sarana investasi. Anda bisa mempertimbangkan XMR sebagai pilihan menarik untuk melakukan  diversifikasi aset digital. Jika Anda menyukai aset dengan tingkat privasi yang tinggi, tentu XMR bisa menjadi jawaban yang tepat untuk Anda.