Istilah-istilah Unik dalam Dunia Aset Kripto yang Perlu Anda Tahu (Part II)

Posted on February 11, 2021 in Articles, Kriptopedia
View all Articles

Ada banyak istilah baru dan unik yang bisa Anda temukan ketika pertama kali terjun dalam perdagangan kripto. Jargon dan istilah-istilah unik ini biasanya digunakan untuk menggambarkan proses dan transaksi aset kripto yang terjadi sehari-hari.

Setelah sebelumnya kita telah mengulas beragam istilah unik yang digunakan dalam perdagangan aset kripto, kini Zipmex kembali mengulas jargon unik lainnya. 

Apa saja? Berikut ulasannya.

Airdrop

Istilah airdrop biasanya akan mudah Anda temukan pada aset-aset kripto baru. Terutama dalam acara-acara khusus yang diadakan untuk komunitas pegiat aset digital. Tapi apa sebenarnya airdrop? 

Airdrop adalah proses di mana sebuah proyek atau perusahaan mendistribusikan aset kripto miliknya pada banyak pengguna secara gratis. Dalam prosesnya, aset kripto yang dibagikan akan dikirimkan secara langsung ke wallet penerima.

Airdrop biasanya dijadikan sebagai salah satu aktivitas promosi dalam marketing. Dalam praktiknya, airdrop biasanya dilakukan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap produk aset kripto baru.

Baca juga: Mengenal Airdrop dan Cara Kerjanya

Address

Address yang dimaksud dalam dunia kripto sebenarnya tak jauh berbeda dengan artinya secara harfiah. Namun, alih-alih berisi nama jalan dan kota, address di dunia digital justru terdiri dari 26 hingga 35 karakter alfanumerik. 

Rangkaian karakter alfanumerik ini berfungsi sebagai nomor rekening atau alamat tujuan untuk menerima dan mengirim aset digital. Umumnya, tiap aset kripto memiliki alamat berbeda meskipun pemiliknya sama. Misalnya, alamat Bitcoin dan Ethereum milik Anda tentu saja punya rangkaian alfanumerik yang berbeda satu sama lain.

Menariknya, address dalam aset digital hanya dapat digunakan sekali. Jadi, untuk setiap transaksi aset kripto, pengguna akan mendapatkan unique address yang berbeda. 

DAO

Decentralized Autonomous Organization atau DAO adalah istilah perdagangan kripto yang ditujukan pada organisasi yang diatur dan dikendalikan oleh pemegang saham. DAO tidak dipengaruhi oleh otoritas pusat. 

DAO bertindak sebagai bentuk organisasi ventura. Di dalamnya terdapat dari pemilik saham dan developer yang memiliki hak voting untuk menentukan bagaimana blockchain seharusnya dikembangkan. DAO didirikan menggunakan jaringan Ethereum dan tidak berafiliasi dengan negara atau state tertentu. 

Halving 

Halving adalah istilah perdagangan kripto yang seringkali digunakan untuk transaksi Bitcoin. Istilah halving adalah pengurangan reward yang diberikan pada miner (penambang). Sesuai dengan namanya, pengurangan dilakukan dengan memotong setengah dari jumlah reward setiap empat tahun sekali. 

Contohnya adalah pada awal peluncuran Bitcoin, miner mendapat reward sebesar 50 BTC. Tahun 2012, halving pertama diberlakukan. Jumlah reward yang diterima miner berkurang menjadi hanya 25 BTC. Lalu empat tahun berikutnya, jumlah reward berkurang menjadi 12,5 BTC. Kemudian pada 2020, besaran reward berkurang menjadi 6,25 BTC.

Baca juga: Apa yang Terjadi Jika Bitcoin Habis Ditambang?

DApps

Decentralized Application (DApp) adalah teknologi atau aplikasi yang dikendalikan oleh jaringan komputer dan bukan oleh otoritas pusat. Yang membuat DApp berbeda dari aplikasi pada umumnya adalah aplikasinya yang dibangun di atas jaringan yang terdesentralisasi, seperti Ethereum.

Ketika Anda membuat smart-contract Ethereum, Anda sebenarnya sedang menulis sebagian kode back-end untuk DApp Anda. 

istilah perdagangan kripto ERC20

ERC-20

ERC merupakan singkatan dari Ethereum Request for Comments. ERC-20 adalah standar teknis yang digunakan untuk membuat token untuk semua smart-contract pada blockchain Ethereum. Token ERC-20 di-hosting dan dibuat pada blockchain Ethereum.

Initial Coin Offering (ICO)

ICO merupakan sebuah metode di mana aset kripto jenis baru ditawarkan kepada publik untuk dapat diinvestasikan untuk pertama kalinya.

Melalui platform perdagangan ICO, investor akan menerima token aset kripto perusahaan tersebut sebagai imbalan atas investasi moneter yang mereka lakukan dalam bisnis. Upaya ini dapat dianggap sebagai sarana crowdfunding melalui pembuatan dan penjualan token digital untuk mendanai pengembangan proyek kripto.

Baca juga: STO & ICO, Apa Bedanya?

Listing

Listing merupakan istilah untuk menandakan sebuah platform exchange menambahkan aset kripto baru pada sistem mereka. 

Secara umum, aset kripto yang masuk pada list telah melewati threshold tertentu darii segi kelayakan keuangan dan mendapat kepercayaan untuk masuk ke platform exchange. Dengan demikian, listing menjadi penanda bahwa aset tersebut diketahui telah melewati threshold yang telah ditentukan sebelum memasuki exchange.

Node

Node adalah sebutan bagi komputer atau jaringan telekomunikasi, yang berpartisipasi dalam membangun dan memelihara jaringan blockchain. Terdapat tiga jenis node: full node, supernode, dan miner node.

Node dapat bertindak sebagai titik redistribusi atau sebagai titik akhir komunikasi. Node bisa terdiri dari perangkat jaringan fisik, tetapi ada juga yang menggunakan node virtual.

Smart Contract

Smart-contract adalah istilah perdagangan kripto untuk kontrak yang berjalan otomatis ketika persyaratan dan perjanjian antara pembeli dengan penjual terpenuhi. Smart-contract ditulis secara langsung ke dalam baris kode dan dikembangkan oleh developer

Kode smart-contract bersifat open source dan bisa dimanfaatkan untuk membuat project-project dalam blockchain, salah satunya membuat token baru. Fitur tersebut membuat transaksi dapat dilacak dan tidak dapat diubah. 

Wallet

Wallet merupakan sebuah perangkat, aplikasi, atau situs tempat orang dapat mengelola aset kripto mereka. Banyak orang yang keliru antara wallet dengan address. 

Wallet secara default sudah dilengkapi dengan address. Meskipun wallet dilengkapi dengan address, penting untuk diingat bahwa keduanya bukanlah hal yang sama.

Justru wallet aset kripto lebih mirip dengan key ring, karena dapat menyimpan salinan dari setiap private key beserta address yang sesuai. Selain itu, wallet yang bagus juga harus secara otomatis menghasilkan address aset kripto baru pada setiap transaksi.

Baca juga: Jenis-jenis Wallet Kripto dan Cara Menggunakannya