Cara Membaca Pola Candlestick untuk Pemula

Posted on January 27, 2021 in Articles, Kriptopedia, Tutorial
View all Articles
cara membaca pola candlestick

Dalam dunia perdagangan aset kripto, kemampuan membaca grafik pergerakan market menjadi hal yang sangat penting untuk dipelajari. Melalui pembacaan grafik, Anda dapat membuat technical analysis yang tepat, terutama ketika hendak mengambil keputusan.

Memang untuk mempelajarinya tidak mudah. Terlebih apabila Anda masih pemula dan harus mempelajari technical analysis dan pembacaan grafik secara bersamaan. Namun, Anda tak perlu khawatir. 

Panduan ini akan membantu Anda dalam membaca dan mempelajari grafik candlestick pada Zipmex exchange, serta memudahkan Anda dapat membuat pilihan yang lebih baik dalam perdagangan aset kripto.

Teori Dow

Teori Dow dicetuskan oleh wartawan dan editor di Wall Street Journal sekaligus pendiri Dow Jones Company, Charles H. Dow. Teori ini merupakan dasar dari analisis pergerakan harga dan masih mendominasi pasar keuangan. Pemahaman fundamental yang dimiliki Teori Dow adalah sebagai berikut:

  • Penetapan harga dipengaruhi oleh setiap faktor yang ada di pasar. Termasuk di dalamnya berita terkini, sebelumnya, dan berita yang akan datang. Berita dan rumor yang beredar akan diintegrasikan ke dalam harga saat ini.
  • Pasar aset kripto dipengaruhi oleh banyak faktor dan variabel. Seperti jumlah permintaan saat ini, permintaan sebelumnya, dan prediksi permintaan di masa mendatang serta peraturan baru yang berlaku.
  • Pergerakan harga tidak sepenuhnya tidak teratur. Umumnya, pergerakan harga cenderung mengikuti tren, baik dalam jangka panjang atau jangka pendek.
  • Analis pasar lebih fokus pada harga koin daripada satu variabel yang menggerakkan harga.

Kondisi pasar yang cenderung berulang, membuat perilaku pasar cukup dapat diprediksi oleh para traders. Sehingga mereka bereaksi dengan cara yang sama saat melihat pola yang ada.

Ada enam prinsip yang dimiliki oleh Teori Dow, yaitu:

Tiga Jenis Pergerakan Pasar

  • Pergerakan utama atau primary movement, merupakan tren signifikan yang mungkin berlangsung kurang dari setahun atau berlanjut selama beberapa tahun. Ini umumnya bisa berupa bullish (gerakan ke atas) atau bearish (gerakan ke bawah).
  • Pergerakan sekunder atau medium swing , yang dapat berlangsung selama 10 hari hingga lebih dari tiga bulan. Biasanya akan bergerak kembali dari 33 persen menjadi 66 persen dari perubahan harga primer sejak dimulainya pergerakan utama.
  • Pergerakan pendek atau short swing, biasanya bervariasi berdasarkan spekulasi pasar dan dapat berlangsung hanya dalam waktu beberapa jam hingga  berbulan-bulan.

Tiga Fase Tren Pasar

Fase Akumulasi

Fase ini merupakan fase ketika investor yang sudah sangat memahami kondisi pasar berkumpul. Mereka melakukan transaksi jual beli aset kripto secara aktif berdasarkan persepsi pasar mereka, bukan opini umum yang berlaku. Dalam fase ini, harga aset kripto tidak akan banyak terpengaruh. Sebab, investor yang memiliki informasi dan melakukan tindakan jual beli di luar persepsi pasar dianggap sebagai minoritas.

Fase Penyerapan

Fase penyerapan adalah fase dimana pasar mulai memahami dan meniru tindakan investor di fase akumulasi.  Investor-investor cerdas yang memiliki kemampuan analisis teknis dan publik mulai turut berpartisipasi. Ada banyak orang mulai mengikuti tren. Muncul banyak spekulasi harga pasar.

Fase Distribusi

Investor berpengalaman di fase awal mulai menjual kepemilikan aset mereka ke pasar.

Berita Mempengaruhi Pasar Saham 

Pasar saham merefleksikan seluruh berita yang beredar. Informasi yang ada di dalam berita merupakan gabungan dari semua harapan, ketakutan, dan ekspektasi dari para pelaku pasar. Begitu berita beredar, harga aset dapat berubah. Perubahan harga dapat menggambarkan seberapa besar dampak berita tersebut pada pasar.

Berbagai faktor lain yang juga dapat mempengaruhi pasar saham adalah pergerakan suku bunga, tingkat pendapatan di masa depan, Pemilu, dan masih banyak lagi. 

Adanya Konfirmasi Industri yang Saling Terkait dalam Bursa

Kinerja pasar tergantung pada kinerja pelaku pasar secara keseluruhan. Peningkatan investasi di suatu industri, memperlihatkan adanya peningkatan konsumsi yang terjadi di industri tersebut maupun industri lainnya yang terkait. 

Misalnya terjadi tren bullish di industri transportasi. Tren tersebut merupakan dampak dari meningkatnya jumlah konsumsi masyarakat terhadap belanja online. Ada peningkatan kebutuhan untuk pengiriman menggunakan transportasi umum karena banjirnya pesanan di masa diskon. 

Setiap kinerja yang menyimpang atau pergerakan yang berlawanan dapat membalikan tren pasar.

Tren Dikonfirmasi oleh Volume

Tren upwards perlu dibarengi dengan peningkatan volume serta harga Sebaliknya, tren downward harus mengarah pada penurunan volume dan harga.

Sinyal Definitif Akan Membuktikan Berapa Lama Kehadiran Tren

Pasar akan mengikuti tren tertentu selama beberapa waktu ada kekuatan eksternal yang mampu mempengaruhinya. Pada masa itu, sinyal reversal (pembalikan) akan muncul. Biasanya bila terjadi penurunan volume hingga 20 persen di masa uptrend, tren akan berbalik dari bullish menjadi bearish.

Memahami Analisis Teknis

Analisis teknis adalah metode yang digunakan untuk memprediksi pergerakan masa depan dari berbagai aset, baik itu aset kripto, ataupun saham.

Kerangka Waktu dalam Grafik Kripto

Seorang technical analyst akan melihat grafik kripto melalui perangkatnya dan melakukan analisis dengan mempertimbangkan kerangka waktu. Kerangka waktu yang biasanya dilihat oleh seorang technical analyst adalah:

  • Grafik 15 menit
  • Grafik per jam
  • Grafik 4 jam
  • Grafik harian

Setiap trader memiliki gaya trading-nya masing-masing. Gaya trading itu menjadi dasar pemilihan kerangka waktu yang akan digunakan. Umumnya ada dua jenis trader, yaitu:

Trader Intra-day

Trader intra-day umumnya membuka dan menutup posisi dalam satu hari. Biasanya, trader seperti ini lebih menyukai kerangka waktu pendek seperti grafik per jam, 15 menit, atau bahkan 5 menit.

Trader Jangka Panjang

Pada trader jangka panjang biasanya menahan posisi mereka selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, dan bahkan bertahun-tahun. Mereka biasanya menykai grafik per jam, 4 jam, harian atau bahkan mingguan.

Semakin pendek kerangka waktu grafik, semakin berguna untuk pedagang intra-day. Tetapi tidak untuk trader jangka panjang yang butuh kerangka waktu lebih lama.

Market Cap Pada Aset Kripto

Untuk menghitung market cap dari setiap koin, Anda bisa menggunakan rumus berikut ini.

Market Cap = Total Pasokan Koin yang Beredar x Harga setiap koin

Market cap atau kapitalisasi pasar pada koin jenis merupakan informasi metrik yang mencakup jumlah koin yang tersedia dan harga koin. Dalam dunia aset kripto, market cap merupakan indikator stabilitas koin yang sangat baik.

Cara Membaca Pola Candlestick

Pola candlestick menampilkan semua informasi harga aset kripto yang diperlukan dalam pasar aset digital. Dengan menggunakan pola candlestick, Anda dapat mengatur titik entry dan exit yang tepat dan juga melakukan analisis teknis. Pola candlestick membentuk berbagai bentuk dan grafik yang dapat membantu Anda dalam memprediksi tren pasar di masa depan.

Berikut merupakan fitur utama dari pola candlestick:

Pemilihan waktu

Pola candlestick crypto dapat memudahkan Anda dalam memilih kerangka waktu yang ingin Anda tampilkan. Anda dapat memilih rentang waktu pergerakan selama 5 menit, 15 menit, 1 jam, 4 jam, harian, mingguan, atau bulanan. Anda bisa menyesuaikannya sesuai dengan kebutuhan.

Volume

Pola candlestick akan menampilkan volume aset kripto yang diperdagangkan pada waktu tertentu. Volume tersebut menunjukkan berapa banyak aset kripto yang diperdagangkan dalam kerangka waktu yang dipilih. Semakin tinggi volume bar, berarti semakin banyak pula orang yang membeli atau menjual.

Bila volume menunjukkan warna hijau, artinya ada peningkatan minat dalam pembelian mata uang kripto. Tetapi jika menunjukkan warna merah, artinya penurunan minat pada koin dan meningkatnya tekanan untuk menjual.

Indikator Bearish dan Bullish

Ada dua jenis pola candlestick, yaitu Bearish dan Bullish.

Grafik berwarna hijau mewakili candlestick naik yang menunjukkan kenaikan harga pada kerangka waktu yang dipilih. Bagian atas candle mewakili harga penutupan, sedangkan bagian bawah menunjukkan harga pembukaan. Kondisi ini dianggap sebagai Bullish. Sedangkan bearish digambarkan oleh candle berwarna merah yang menunjukkan penurunan harga. 

Bagian atas candle mewakili harga pembukaan. Sementara bagian bawah menunjukkan harga penutupan.

Pola Reversal Bullish

Hammer

pola candlestick hammer

Pola hammer adalah pola candle tunggal dengan:

  • Sedikit atau tidak ada bayangan atas
  • Harga ditutup pada seperempat kisaran candle
  • Bayangan bawah umumnya muncul dua hingga tiga kali panjang candle

Anda dapat menemukan pola hammer sebagai pola bullish reversal. Pola ini umumnya terbentuk setelah penurunan harga. Selain itu, pola hammer juga menandakan bahwa pembeli kuat yang masuk ke pasar aset.

Hammer candle juga menunjukkan bahwa:

  • Penjual mengambil kendali dan menurunkan harga.
  • Namun, momentum buyback masuk dan mendorong harga lebih tinggi. Sehingga harga penutupan menjadi lebih tinggi dari harga pembukaan.

Pola Bullish Engulfing

Pola bullish engulfing memiliki pola 2 candle, dimana candle pertama bearish, dan candle kedua yaitu bullish. Candle bullish lebih besar dari candle bearish.

  • Candle bearish menunjukkan penjual yang memegang kendali.
  • Namun, bull membalas dan membanjiri para bearish.

Morning Star

pola candlestick morning star

Morning star adalah pola 3-candle yang terbentuk setelah penurunan harga.

  • Candle pertama adalah bearish
  • Candle kedua memiliki jangkauan minimal
  • Dan candle ketiga menunjukkan kenaikan harga yang agresif.

Penjual dapat mengambil kendali dan menurunkan harga penutupan di candle pertama. Candle kedua adalah tempat pembeli dan penjual saling membatalkan. Di candle ketiga, pembeli mengambil alih, dan harga penutupan naik.

Pola Reversal Bearish

Shooting star

Shooting star adalah pola reversal bearish dengan candle tunggal yang menunjukkan bahwa ada penjual kuat yang datang ke pasar aset. Beberapa cirinya adalah:

  • Akan tampak sedikit atau tidak ada bayangan yang lebih rendah
  • Harga ditutup pada kuartal terbawah
  • Bayangan atas berukuran 2-3 kali ukuran tubuh candle

Pola shooting star menunjukkan bahwa pembeli mengambil kendali pasar dan mendorong harga naik. Namun, tekanan jual menjadi meningkat dan pasar kewalahan oleh kenaikan harga.

Pola Bearish Engulfing

Pola dua candle ini dapat dikenali ketika:

  • Candle pertama adalah bullish
  • Candle kedua bullish dan lebih substansial dari lilin pertama.

Pola ini menunjukkan bahwa:

  • Pembeli memegang kendali di candle pertama.
  • Penjual mengambil alih candle kedua dan harga penutupan menjadi lebih rendah dari harga terendah candle sebelumnya.

Evening Star

pola candlestick evening star

Candle evening star adalah pola candle bearish reversal dengan 3 candle yang menunjukkan bahwa penjual sementara memegang kendali. Kondisi ini dapat dengan mudah diidentifikasi oleh:

  • Candle pertama ditutup dalam posisi bullish.
  • Kisaran candle kedua kecil.
  • Dan terakhir, ada penutupan bearish yang agresif untuk candle ketiga.

Setelah mengidentifikasi candle evening star, Anda akan mengetahui hal-hal berikut:

  • Pembeli telah mengendalikan candle pertama
  • Saat candle kedua muncul, seharusnya ada kebuntuan antara bullish dan bears
  • Candle ketiga menunjukkan bahwa penjual telah mengambil alih dan bullish menurun.

Level Support dan Resistance

Level support dan resistance sangat penting untuk menafsirkan grafik aset kripto. Keduanya adalah level yang telah ditentukan yang menunjukkan pembalikan tren. Traders umumnya membeli di level support dan menjual di level resistance.

Level Support

Level support terbentuk ketika harga aset kripto berhenti turun setelah batas tertentu. Namun, jika penjual membawa lebih banyak momentum, level support baru akan terbentuk karena harga menembus level support sebelumnya.

Level Resistance

Level resistance terbentuk pada titik ketika harga aset kripto berhenti naik. Jika pembeli membawa momentum yang cukup, level resistance bisa ditembus.

Terdapat kenaikan harga saat harga memantul dari level support. Ini terjadi ketika:

  • Trader jangka panjang membawa lebih banyak uang ke pasar untuk memperbaiki posisi mereka.
  • Lalu, trader jangka pendek juga mencoba untuk membeli.
  • Trader baru yang belum masuk mungkin menunggu terobosan di level support.

Ketika harga menembus level support dan semakin menurun, itu berarti:

  • Trader lama menunggu pasar pulih untuk meminimalkan kerugian mereka.
  • Trader jangka pendek memegang kendali dan mencoba menambahkan lebih banyak ke posisi mereka.
  • Kemungkinan trader baru membeli pada saat ini.

Perilaku Pasar

Pergerakan harga di industri aset kripto juga dipengaruhi oleh ketakutan, keserakahan, optimisme, dan pesimisme para pelaku pasar.

  • Ketika harga jatuh di bawah level support, keserakahan atau optimisme mengambil alih, dan semua trader cenderung memutuskan untuk membeli.
  • Karena ini, herd mentality muncul dan harganya jauh melampaui garis support.
  • Ketika harga naik, ketakutan dan pesimisme mulai muncul. Para trader pun mulai menjual aset mereka untuk menghindari kerugian.

Level support dan resistance cukup berdampak signifikan dan dapat menarik banyak perhatian dan spekulasi.

Kesimpulannya, memahami technical analysis pada aset apapun bermanfaat bagi kesuksesan investasi dan trading Anda secara keseluruhan. Jika Anda baru memulai trading untuk pertama kalinya, sebaiknya riset dan pahami grafik dan pola secara mendalam. 

Ingat harga akan selalu naik turun. Akan selalu ada posisi untuk memasuki pasar, jadi Anda tidak perlu terburu-buru untuk memulai perdagangan. Setelah Anda mulai terbiasa melakukan trading di Zipmex, maka Anda dapat meningkatkan kemampuan trading Anda ke posisi yang lebih tinggi.