Crypto Lending, Layanan Peminjaman Aset Kripto Berbunga Tinggi

Posted on February 23, 2021 in Articles, Kriptopedia
View all Articles

Meminjam melalui bank atau layanan penyedia jasa keuangan tentu sudah biasa. Umumnya, Anda akan diperbolehkan meminjam sejumlah uang setelah dianggap dapat memenuhi persyaratan yang diterapkan. 

Anda juga mesti menandatangani dokumen yang menuliskan jumlah pinjaman serta jangka waktu peminjaman. Di akhir periode, Anda diharuskan mengembalikan seluruh uang yang dipinjamkan bersama dengan bunga yang sudah ditentukan. Melalui bunga, perusahaan dan layanan penyedia jasa keuangan mendapatkan pendapatan. 

Namun, bagaimana bila Anda yang memberikan pinjaman dan mendapat bunga? Apakah memungkinkan jika pinjaman tersebut diberikan dalam bentuk aset kripto? 

Tentu saja. 

Anda bisa memberikan pinjaman berupa aset kripto dan mendapat sejumlah bunga. Hal ini dikenal sebagai crypto lending. Di bawah ini Zipmex akan mengulas crypto lending dan bagaimana cara melakukannya.

Alternatif Investasi Aset Kripto 

Crypto lending adalah bentuk alternatif dalam melakukan investasi aset kripto. Inti dari konsep crypto lending sebenarnya cukup sederhana. Peminjam sebagai pihak yang membutuhkan uang, dapat menggunakan aset kripto, mata uang fiat, atau stablecoin, yang dimiliki sebagai jaminan. 

Jaminan itu digunakan untuk mendapatkan pinjaman berupa mata uang fiat atau stablecoin. Sementara itu, pemberi pinjaman menyediakan aset kripto atau mata uang fiat yang diperlukan bagi peminjam dengan tingkat bunga yang sudah disepakati.  

Centralized Lending vs Decentralized Lending

Ada dua pilihan platform yang bisa Anda pilih untuk melakukan crypto lending, yaitu centralized lending dan DeFi lending. Berikut perbedaan dari keduanya.

Centralized Lending

Platform centralized lending biasanya bertindak lebih seperti perusahaan peminjaman fintech. Mereka memanfaatkan cryptocurrency sebagai aset yang dikendalikan. Centralized lending memiliki proses Know Your Customer (KYC), memiliki sistem custodian untuk melindungi aset Anda, dan dapat membentuk kemitraan bisnis dengan institusi, seperti menegosiasikan perjanjian pinjaman tertentu. 

Platform peminjaman seperti ini biasanya memiliki protokol untuk memastikan bahwa agunan Anda aman. Beberapa pengguna diantaranya melindungi aset kripto melalui asuransi atau menyimpan sebagian besar aset digital dalam penyimpanannya di cold storage. Sehingga asetnya tidak dapat dijangkau menggunakan koneksi internet.

Platform centralized lending mencatat semua setoran dan penarikan menggunakan teknologi blockchain. Sifatnya transparan, dan menawarkan cara yang unik untuk mendapatkan bunga dari Bitcoin, maupun beragam aset kripto dan stablecoin lainnya seperti USDC dan DAI.

Centralized lending juga cenderung menawarkan suku bunga yang sama seperti perusahaan kebanyakan. Tetapi bagi pemberi pinjaman aset kripto seperti Ethereum (ETH) dan Bitcoin (BTC) biasanya mendapat imbal hasil yang lebih tinggi.

Decentralised (DeFi) Lending

Platform pinjaman terdesentralisasi, beroperasi sebagai protokol yang dapat diakses oleh siapa saja dan kapan saja tanpa perlu melakukan KYC. Beberapa contohnya adalah proyek-proyek seperti Compound, Aave, dan token DeFi lainnya. 

Decentralised lending memiliki tingkat suku bunga variabel yang berbeda. Tingkat suku bunganya ditentukan oleh penawaran dan permintaan aset pada platform lending.

Di antara sekian banyak aset kripto, BTC dan ETH adalah dua jenis aset kripto yang paling mudah dicari sebagai pinjaman.  Berkat adanya smart contract, pengguna hanya perlu mengajukan pinjaman dan kemudian mengirim aset yang ingin mereka gunakan sebagai jaminan ke wallet yang digunakan oleh platform decentralised lending.

Pengguna platform crypto lending terdesentralisasi dapat mengajukan pinjaman dalam berbagai nominal, tanpa harus melakukan konfirmasi identitas pada pihak ketiga. Pinjaman dapat dilakukan menggunakan stablecoin seperti USDC, mata uang fiat, atau bahkan aset kripto seperti Ethereum.

crypto lending
Pexels/Anna Shvets

Keuntungan dari Memberikan Pinjaman

Mendapat Bunga

Dalam crypto lending, Anda berpotensi mendapatkan kembali lebih banyak aset kripto dari jumlah aset yang Anda pinjamkan. Itu artinya, Anda bisa memiliki penghasilan pasif yang bagus. Ditambah lagi, bunga yang didapatkan jauh lebih menarik dibandingkan dengan Anda hanya melakukan HODLing.

Mengurangi Dampak Volatilitas Pasar

Dengan memberikan peminjaman aset kripto berupa stablecoin, dapat menjadi solusi baru untuk Anda semua pemilik kripto. Jika Anda tidak mengetahui stablecoin, jenis aset ini adalah aset kripto yang dirancang untuk menjaga nilai yang sama dengan mata uang fiat tertentu.

Dengan memberikan pinjaman berupa stablecoin, Anda dapat menumbuhkan aset Anda tanpa risiko variasi yang biasanya Anda miliki dengan aset kripto. 

Tips Melakukan Crypto Lending

Gali Informasi Sedalam-dalamnya

Sebelum Anda terjun ke dalam platform crypto lending, ada baiknya Anda mencari tahu cara kerjanya dan platform apa yang cocok dengan kebutuhan Anda. Selain itu Anda juga perlu mencari tahu platform crypto lending yang terpercaya agar Anda dapat terhindar dari pencurian atau kecurangan.

Ketahui Standar yang Dimiliki Platform Crypto Lending

Syarat dan ketentuan pinjaman tentu sangat penting untuk dipahami dengan baik. Anda perlu untuk memastikan kapan Anda akan mendapatkan kembali aset kripto Anda, dan seberapa besar bunga yang akan Anda dapatkan dari pinjaman tersebut. 
Siapkan pula strategi atau rencana cadangan apabila peminjam tidak dapat membayar Anda kembali. Anda sebaiknya memastikan bahwa platform atau smart contract yang digunakan dapat mengembalikan aset kripto Anda. Baik melalui asuransi maupun jaminan aset  yang telah disiapkan sebelumnya oleh peminjam. dikunci oleh peminjam.

———————————————

Cryptocurrency legal di Indonesia berdasarkan peraturan yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Bursa (Bappebti) pada Februari 2019.

Yuk, ikuti perkembangan dunia cryptocurrency dan trading aset digital hanya di akun media sosial Zipmex:

zipmex.co.id

Instagram Facebook Twitter