7 Tips Meningkatkan Skill Trading Kripto

Posted on February 10, 2021 in Articles, Investasi
View all Articles

Trading kripto memang menjadi salah satu alternatif investasi yang cukup menggiurkan dalam beberapa tahun belakangan. Bagaimana tidak, dengan strategi yang matang dan langkah yang tepat, Anda bisa mendapat keuntungan hingga berkali-kali lipat. 

Bukan cuma itu saja, nilai aset kripto pun tak main-main. Seiring dengan meningkatnya perhatian masyarakat, harga cryptocurrency pun turut melesat. Opini-opini dari figur publik juga kini menjadi penentu. Aset kripto bukan lagi barang remeh-temeh. 

Tetapi, urusan trading kripto bukanlah perkara mudah. Butuh persiapan yang tak sembarangan untuk dapat terjun dalam dunia yang satu ini. Volatilitasnya yang signifikan perlu dipantau dengan baik. 

Salah langkah bukan pilihan. Sedikit kesalahan saja bisa fatal akibatnya. Butuh skill yang mumpuni ketika memutuskan untuk trading kripto. 

Oleh karena itu, kali ini Zipmex akan membantu Anda dengan merangkum tujuh tips penting untuk meningkatkan skill trading kripto. Apa saja? Simak ulasannya berikut ini.  

1. Belajar Membaca Chart atau Pola Grafik

Strategi adalah kunci utama dalam trading kripto. Untuk bisa menyiapkan strategi yang mantap, Anda butuh source yang tepat. Salah satunya adalah pergerakan harga aset kripto di pasar. 

Pergerakan harga aset kripto di pasar biasanya disajikan dalam bentuk chart atau grafik, salah satunya adalah candlestick. Anda bisa mengumpulkan informasi penting dan kecenderungan tren dengan membaca pola yang tertera dalam candlestick.

Umumnya, grafik-grafik tersebut akan menggambarkan bentuk tertentu yang bisa menjadi pertanda bagi kecenderungan pasar. Akankah aset kripto yang Anda incar mengalami kenaikan atau justru penurunan. Dengan memahami grafik, Anda bisa meminimalisir kerugian dan memaksimalkan keuntungan saat melakukan trading kripto.

Baca juga: Cara Membaca Pola Candlestick untuk Pemula

2. Harus Punya Target!

Sama seperti membuka usaha, Anda juga perlu memasang target dalam melakukan trading kripto. Alasannya agar Anda mengetahui tujuan yang hendak dicapai. Tanpa target yang jelas, pasti Anda tidak akan tahu arah tujuannya trading yang dilakukan.

Target yang Anda tetapkan harus logis dan realistis. Jangan serakah atau menuntut dengan ekspektasi yang terlalu tinggi. Target yang terlalu tinggi hanya akan membuat Anda jatuh dan  mengalami kerugian. Sebab Anda bisa saja melewatkan peluang ketika harga aset kripto mencapai peak.

Bagi Anda yang masih pemula, pasang target Anda dengan nominal atau persentase yang kecil terlebih dahulu. Seiring waktu, Anda bisa meningkatkan target tersebut secara perlahan. 

3. Belajar Mengendalikan Emosi

Pada masa tertentu, ada kalanya kondisi pasar nampak ambruk. Ketika hal ini terjadi, biasanya  sebagian besar trader pasti akan merasa panik. Tak sedikit trader yang seketika memutuskan untuk menjual aset kripto miliknya. Alasannya tentu saja karena takut mengalami kerugian yang lebih besar lagi.

Padahal, tindakan impulsif yang didorong emosi itu justru kerap menimbulkan potensi kerugian yang cukup besar. Sebaliknya, kontrol emosi Anda. Jangan biarkan emosi sesaat mengatur langkah Anda. 

Ambil waktu sejenak, analisis situasi dengan cermat dan bersabarlah. Apabila memungkinkan, tahan asep kripto yang dimiliki hingga situasi pasar kembali normal. Langkah itu justru akan menghindarkan Anda dari kerugian besar. 

Sabar adalah kunci. Tidak sedikit yang justru mendapatkan keuntungan karena sabar menahan aset kripto. 

trading kripto
Unsplash/Jason Briscoe

4. Disiplin dan Berhati-hatilah

Disiplin adalah hal yang membutuhkan waktu dan proses. Tidak mudah untuk menjadi orang yang disiplin. Tetapi, demi hasil yang memuaskan, Anda harus berusaha jadi lebih disiplin, terutama di tengah aset kripto yang dinamis. 

Anda tidak perlu melakukan trading setiap hari. Siapkan jadwal khusus untuk trading dan belajarlah mematuhi jadwal. Apabila tidak ada peluang menarik yang sesuai dengan kriteria dan strategi Anda saat jadwal trading, sebaiknya Anda mengurungkan niat. 

Disiplin dalam trading kripto bukan hanya soal jadwal, tapi juga kepatuhan terhadap strategi yang telah ditetapkan sebelumnya. Jangan terlalu memaksakan diri. 

Selain itu, ketika memutuskan untuk trading, Anda harus berhati-hati. Jangan habiskan seluruh dana Anda ketika memutuskan untuk mengambil peluang. Alih-alih menggelontorkan seluruh aset dalam portofolio, Anda bisa membuat batasan persentase yang akan digunakan. 

5. Beradaptasilah dengan Cepat

Harus diakui, berinvestasi dan trading aset kripto merupakan hal yang tidak mudah untuk dijalani. Ada banyak variabel yang harus diperhatikan sebelum mengeksekusi sebuah transaksi. 

Selain itu, Anda juga harus bisa cepat beradaptasi dengan kondisi pasar yang ada. Misalnya apa yang harus dilakukan ketika situasi sedang Bullish atau Bearish. Jika tidak, tentunya keuntungan yang tadinya berada di depan mata mungkin saja hilang. 

Untuk pemula yang baru mencoba di dunia aset kripto, hal ini mungkin akan terasa sulit. Namun, seiring berjalannya waktu. Anda pasti akan semakin mahir dan mampu beradaptasi dengan situasi pasar.

Baca juga: Mengapa Market Cap Penting Bagi Cryptocurrency?

6. Jangan Membeli Sebelum Melakukan Riset

Riset, riset, dan riset. Kedengarannya memang mudah, tapi untuk melakukannya, Anda butuh banyak waktu, niat, dan juga tenaga.

Riset dibutuhkan guna mengetahui apakah harga aset kripto yang dibeli itu relatif di bawah standar atau sebaliknya. Sehingga setelah mengetahui fakta tersebut, Anda bisa memutuskan kapan untuk membeli dan seberapa banyak jumlah aset yang ingin dikumpulkan.

Kebanyakan trader pemula membeli aset kripto yang memiliki harga murah dalam jumlah banyak. Mereka mengira langkah ini nantinya akan memberikan keuntungan, padahal belum tentu. 

Ketika memutuskan untuk berinvestasi pada sebuah koin atau token, Anda harus mengetahui nilai kapitalisasi pasarnya (market cap). Anda bisa menggunakan rumus tertentu atau mengecek di laman khusus penyedia nilai market cap. Semakin tinggi nilai market cap, maka semakin baik pula aset tersebut dijadikan untuk investasi. 

7. Diversifikasi Aset Kripto

Terakhir, sekaligus yang tak kalah penting adalah melakukan diversifikasi aset. Ada pepatah yang mengatakan, “Don’t put all of eggs in one basket”. 

Diversifikasi penting merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Cara ini akan memudahkan Anda untuk menutupi kerugian yang terjadi ketika salah satu aset Anda mengalami penurunan tajam. Kerugian besar itu dapat ditutupi oleh portofolio lain yang keadaannya lebih baik.

Dengan melakukan diversifikasi, Anda akan ‘dipaksa’ untuk mengetahui dan belajar mengenai industri masing-masing aset kripto yang ada di pasar. Sehingga wawasan Anda mengenai industri kripto pun akan semakin luas. 

Nah, itulah tujuh tips yang bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan skill trading kripto Anda. Sembari belajar, Anda bisa memulai terjun ke dalam dunia kripto dengan membuat akun di platform exchange terpercaya. Salah satunya adalah Zipmex.

Zipmex merupakan platform perdagangan aset kripto yang menawarkan harga terbaik dan keamanan dompet tingkat tinggi. Zipmex juga bekerja sama dengan BitGo untuk menyediakan dompet digital dengan tingkat keamanan terbaik. Polis asuransinya pun mencapai 100 juta dolar AS. Mudah, kan?

Kalau begitu, tunggu apalagi. Yuk, daftar sekarang!

———————————————

Cryptocurrency legal di Indonesia berdasarkan peraturan yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Bursa (Bappebti) pada Februari 2019.

Yuk, ikuti perkembangan dunia cryptocurrency dan trading aset digital hanya di akun media sosial Zipmex:

zipmex.co.id

Instagram Facebook Twitter